RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah : SMP Negeri 1 Siempatnempu Hilir
Mata pelajaran : Bahasa Indonesia
Materi Pokok : Teks Cerita Inspiratif
Kelas/Semester : IX/1
Alokasi Waktu : 24JP
A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar danIndikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11 Mengidentifikasi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks certain spiratif yang dibaca dan didengar.
· Mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dan didengar.
· Menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif dengan alasan yang logis
4.11 Menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif yang dibaca dan didengar.
· Menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif
3.12 Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi teks cerita inspiratif.
· Menyimpulkan struktur dan kebahasaan teks narasi cerita inspiratif
4.12 Mengungkapkan rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur cerita dan aspek kebahasaan
· Membuat rancangan cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan
· Menulis cerita inspiratif berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan
· Memublikasikan `hasil karya cerita inspiratif
C. TujuanPembelajaran
Pertemuan Pertama
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. Menentukan fungsi teks narasi.
2. Mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca.
3. Menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif dengan alasan yang logis.
4. Menyimpulkan ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar danIndikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11 Mengidentifikasi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks certain spiratif yang dibaca dan didengar.
· Mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dan didengar.
· Menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif dengan alasan yang logis
4.11 Menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif yang dibaca dan didengar.
· Menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif
3.12 Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi teks cerita inspiratif.
· Menyimpulkan struktur dan kebahasaan teks narasi cerita inspiratif
4.12 Mengungkapkan rasa simpati, empati, kepedulian, dan perasaan dalam bentuk cerita inspiratif dengan memperhatikan struktur cerita dan aspek kebahasaan
· Membuat rancangan cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan
· Menulis cerita inspiratif berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan
· Memublikasikan `hasil karya cerita inspiratif
C. TujuanPembelajaran
Pertemuan Pertama
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. Menentukan fungsi teks narasi.
2. Mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca.
3. Menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif dengan alasan yang logis.
4. Menyimpulkan ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif.
Pertemuankedua
1. Menjelaskan struktur teks cerita inspiratif
2. Menjelaskan aspek kebahasaan teks cerita inspiratif
Pertemuan ketiga
1. Membuat rancangan cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, danperasaan.
2. Menulis cerita inspiratif berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.
3. Mempublikasikan hasil karya cerita inspiratif.
Fokus nilai-nilai sikap
1. Kesantunan
2. Tanggung jawab
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
2. Menjelaskan aspek kebahasaan teks cerita inspiratif
Pertemuan ketiga
1. Membuat rancangan cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, danperasaan.
2. Menulis cerita inspiratif berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.
3. Mempublikasikan hasil karya cerita inspiratif.
Fokus nilai-nilai sikap
1. Kesantunan
2. Tanggung jawab
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
- Struktur teks cerita inspiratif
- Unsur kebahasaan teks cerita inspiratif
- Kaidah ejaan bahasa Indonesia
2. MateriPembelajaran Remedial
a. Penugasan berlatih menggunakan kalimat deskriptif, kata ekspresif, majas
b. Menulis identifikasi struktur teks cerita inspiratif
3. MateriPembelajaranPengayaan
Menulis teks cerita inspiratif yang dikembangkan dari berbagai sumber
E. MetodePembelajaran
Pembelajaran berbasis teks (Genre PBT)
F. Media dan Bahan
1. Media
a. Teks cerita inspiratif
b. Lembar kerja siswa
2. Bahan
a. Kertas HVS
b. Gunting, spidol, lem
G. Sumber Belajar
Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Balai Bahasa.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013a. Bahasa Indonesia: Wahana Pengetahuan. Kelas IX . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (hlm.38—46).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013b. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan: Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. (hlm. 40—48).
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2013. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2010. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: (12 JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru mempersiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir.(PPK: religius)
2. Guru mengajak siswa mengingat kembaliteks cerita inspiratif yang pernah dibaca dan menanyakan hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa-peristiwa tersebut untuk mengaitkan pembelajaran yang telah dipelajari dengan yang akan dipelajari.
3. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, yaitu menelaah struktur dan kebahasaan serta menulis teks cerita inspiratif.
4. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.
5. Guru menyampaikan lingkup penilaian, yaitu pengetahuan dan keterampilan.
b. Kegiatan Inti
(Building Knowledge of the Field)
1. Siswa membaca teks ceritainspiratif. (Literasi)
2. Siswa secara berkelompok mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca.(4C: kolaborasi)
3. Siswa secara berkelompok menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dengan alasan yang logis.
4. Secara berkelompok siswa menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif.
5. Secara berkelompok siswa menyampaikan hasil simpulan.(4C: Komunikatif)
6. Kelompok lain mendengarkan dan memberikan tanggapan.
c. Kegiatan Penutup
Guru memfasilitasi siswa membuat butir-butir simpulan unsur-unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita inspiratif.(4C: Kreativitas)
1. Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Siswa menerima tugas untuk membaca berbagai teks cerita inspiratifdari sumber yang lain.
3. Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya.
1. Pertemuan Kedua: (12JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir. (PPK: Religius)
2. Guru menjelaskan tujuan dan langkah kegiatan yang akan dilakukan.
b. Kegiatan Inti
( Modelling of Teks)
1 Siswa membaca teks cerita inspiratif.(Literasi)
2. Siswa mencermati struktur teks cerita inspiratif.
3. Siswa mencermati ciri bahasa teks cerita inspiratif yang dibaca (penggunaan kata/kalimat deskriptif, kata ekspresif dan majas.
4. Siswa secara berkelompok menyimpulkan struktur dan cirri kebahasaan teks cerita inspiratif.(4C: Kolaborasi)
5. Siswa menyampaikan hasil simpulan tentang struktur dan cirri kebahasaan teks cerita inspiratif.(4C: komunikatif)
6. Siswa lain mendengarkan dan menanggapi secara santun.
c. Kegiatan Penutup
1. Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran. (4C: kreativitas)
2. Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
3. Siswa menerima tugas untuk membaca berbagai teks cerita inspiratif dari sumber yang lain.
2. Pertemuan Ketiga: (12JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir. (PPK: Religius)
2. Guru mengajak siswa mengingat kembali hasil pembelajaran sebelumnya.
3. Guru menjelaskan tujuan dan langkah kegiatan yang akan dilakukan.
b. Kegiatan Inti
(Independent Construktion of Teks)
1. Siswa menerapkan pemahaman struktur teks cerita inspiratif melalui latihan dan membuat teks cerita inspiratif.
2. Siswa membuat rancangan teks cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan.
3. Siswa menyusun cerpen berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur teks dan kebahasaan. (4C: Kreativitas)
4. Siswa mempublikasikan hasil karya cerita inspiratif.(4C: Komunikatif)
5. Siswa lain mencermati dan memberikan apresiasi.
c. KegiatanPenutup
4) Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran. (4C: Kreativitas)
5) Guru melakukan penilaian dengan teknik unjuk kerja
6) Guru dan siswa mengapresiasi terhadap hasil karya siswa.
7) Guru memberitahukan program pembelajaran remedy dan pengayaan.
8) Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
F. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan
a. Penilaian Sikap
Petunjuk:
a. Amatiperkembangansikapsiswamenggunakaninstrumenjurnalpadasetiappertemuan.
b. Isijurnaldengan menuliskan sikap atau perilaku siswa yang me- nonjol, baik yang positif maupun yang negatif. Untuk siswa yang pernah memiliki catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku (menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal (meskipun belum menonjol).
b. Penilaian Pengetahuan
1) Teknik : Tes Tulis
2) Bentuk : Uraian
3) Instrumen : Uraian (Lihat di bawah ini)
Bacalah teks cerita inspiratifberikut dengan saksama!
1. Temukan struktur dan ciri bahasa teks cerita inspiratif yang kalian baca!
2. Temukan unsure kebahasaan teks cerita inspiratif meliputi: kalimat deskriptif, kata ekspresif, dan majas.
Contoh:
Apa yang Ditanam Itu yang Dituai
Hari itu langit sangat terik, Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya.
Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu, tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Budi hampir putus asa, pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. Namun, Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya.
Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Wanita itu menjerit, dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri, lalu pencuri tersebut melarikan diri. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu.
“Terimakasih nak, untung ada dirimu,” kata wanita itu memuji Budi. “iya, lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. “Hey nak tunggu, ini ada sesuatu untukmu,” kata wanita itu. “tidak usah buk, aku tadi hanya kebetulan lewat,” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi, lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak menginginkan uang ini, biarakan saya membeli semua getukmu”. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya.
Orientasi
Hari itu langit sangat terik, Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya.
Komplikasi
Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu, tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Budi hampir putus asa, pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. Namun, Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya.
Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Wanita itu menjerit, dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri, lalu pencuri tersebut melarikan diri. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu.
Resolusi
Terimakasih nak, untung ada dirimu,” kata wanita itu memuji Budi. “iya, lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. “Hey nak tunggu, ini ada sesuatu untukmu,” kata wanita itu. “tidak usah buk, aku tadi hanya kebetulan lewat,” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi, lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak menginginkan uang ini, biarakan saya membeli semua getukmu”. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya. “Terimakasih bu!” jawab Budi kepada Wanita itu.
Reorientasi
Pada langkah yang terakhir ini, penulis menuliskan/menyampaikan sebuah penutup berupa pesan moral dari cerita tersebut. Tahap akhir ini bisa dihilangkan oleh penulis.
(dalam cerita tersebut, tidak dicantumkan bagian reorientasi)
c. Penilaian Keterampilan
1. Teknik : Produk
2. Bentuk : Daftar Cek
3. Instrumen : Daftar Cek
Instrumen
1. Amatilahlingkungan sekitar (lingkungan alam/sosial/)ataupengalamanmu untuk bahan penyusunan teks cerita inspiratifsecara berkelompok!
2. Tentukanlahtemateksceritainspiratifyang akankamususun! Tematersebutdapatberhubungandengandirisendiri, orang lain, sekolah, atausesuatu yang menarikbagimu!
3. Kembangkan tema tersebut menjadi kalimat-kalimat dengan menggunakan kata-kata sendiri dan penggunaan bahasa yang benar!
4. Sesuaikanlah kalimat-kalimat yang kalian susun itu dengan struktur teks cerita inspiratif berikut!
a. Penugasan berlatih menggunakan kalimat deskriptif, kata ekspresif, majas
b. Menulis identifikasi struktur teks cerita inspiratif
3. MateriPembelajaranPengayaan
Menulis teks cerita inspiratif yang dikembangkan dari berbagai sumber
E. MetodePembelajaran
Pembelajaran berbasis teks (Genre PBT)
F. Media dan Bahan
1. Media
a. Teks cerita inspiratif
b. Lembar kerja siswa
2. Bahan
a. Kertas HVS
b. Gunting, spidol, lem
G. Sumber Belajar
Alwi, Hasan. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi IV. Jakarta: Balai Bahasa.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013a. Bahasa Indonesia: Wahana Pengetahuan. Kelas IX . Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (hlm.38—46).
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013b. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan: Buku Guru. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. (hlm. 40—48).
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2013. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 2010. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama: (12 JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru mempersiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir.(PPK: religius)
2. Guru mengajak siswa mengingat kembaliteks cerita inspiratif yang pernah dibaca dan menanyakan hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa-peristiwa tersebut untuk mengaitkan pembelajaran yang telah dipelajari dengan yang akan dipelajari.
3. Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai, yaitu menelaah struktur dan kebahasaan serta menulis teks cerita inspiratif.
4. Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan.
5. Guru menyampaikan lingkup penilaian, yaitu pengetahuan dan keterampilan.
b. Kegiatan Inti
(Building Knowledge of the Field)
1. Siswa membaca teks ceritainspiratif. (Literasi)
2. Siswa secara berkelompok mendata isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca.(4C: kolaborasi)
3. Siswa secara berkelompok menanggapi isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dari teks cerita inspiratif yang dibaca dengan alasan yang logis.
4. Secara berkelompok siswa menyimpulkan isi ungkapan simpati, kepedulian, empati, atau perasaan pribadi dalam bentuk cerita inspiratif.
5. Secara berkelompok siswa menyampaikan hasil simpulan.(4C: Komunikatif)
6. Kelompok lain mendengarkan dan memberikan tanggapan.
c. Kegiatan Penutup
Guru memfasilitasi siswa membuat butir-butir simpulan unsur-unsur pembangun karya sastra dalam teks cerita inspiratif.(4C: Kreativitas)
1. Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
2. Siswa menerima tugas untuk membaca berbagai teks cerita inspiratifdari sumber yang lain.
3. Guru menyampaikan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan berikutnya.
1. Pertemuan Kedua: (12JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir. (PPK: Religius)
2. Guru menjelaskan tujuan dan langkah kegiatan yang akan dilakukan.
b. Kegiatan Inti
( Modelling of Teks)
1 Siswa membaca teks cerita inspiratif.(Literasi)
2. Siswa mencermati struktur teks cerita inspiratif.
3. Siswa mencermati ciri bahasa teks cerita inspiratif yang dibaca (penggunaan kata/kalimat deskriptif, kata ekspresif dan majas.
4. Siswa secara berkelompok menyimpulkan struktur dan cirri kebahasaan teks cerita inspiratif.(4C: Kolaborasi)
5. Siswa menyampaikan hasil simpulan tentang struktur dan cirri kebahasaan teks cerita inspiratif.(4C: komunikatif)
6. Siswa lain mendengarkan dan menanggapi secara santun.
c. Kegiatan Penutup
1. Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran. (4C: kreativitas)
2. Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
3. Siswa menerima tugas untuk membaca berbagai teks cerita inspiratif dari sumber yang lain.
2. Pertemuan Ketiga: (12JP)
a. Kegiatan Pendahuluan
1. Siswa dan guru menyiapkan kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan menanyakan siswa yang tidak hadir. (PPK: Religius)
2. Guru mengajak siswa mengingat kembali hasil pembelajaran sebelumnya.
3. Guru menjelaskan tujuan dan langkah kegiatan yang akan dilakukan.
b. Kegiatan Inti
(Independent Construktion of Teks)
1. Siswa menerapkan pemahaman struktur teks cerita inspiratif melalui latihan dan membuat teks cerita inspiratif.
2. Siswa membuat rancangan teks cerita inspiratif berisi ungkapan simpati, empati, kepedulian, dan perasaan.
3. Siswa menyusun cerpen berdasarkan rancangan dengan memperhatikan struktur teks dan kebahasaan. (4C: Kreativitas)
4. Siswa mempublikasikan hasil karya cerita inspiratif.(4C: Komunikatif)
5. Siswa lain mencermati dan memberikan apresiasi.
c. KegiatanPenutup
4) Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran. (4C: Kreativitas)
5) Guru melakukan penilaian dengan teknik unjuk kerja
6) Guru dan siswa mengapresiasi terhadap hasil karya siswa.
7) Guru memberitahukan program pembelajaran remedy dan pengayaan.
8) Guru dan siswa melakukan refleksi tentang kesulitan dan manfaat dari kegiatan pembelajaran yang telah berlangsung.
F. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan
a. Penilaian Sikap
Petunjuk:
a. Amatiperkembangansikapsiswamenggunakaninstrumenjurnalpadasetiappertemuan.
b. Isijurnaldengan menuliskan sikap atau perilaku siswa yang me- nonjol, baik yang positif maupun yang negatif. Untuk siswa yang pernah memiliki catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku (menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal (meskipun belum menonjol).
b. Penilaian Pengetahuan
1) Teknik : Tes Tulis
2) Bentuk : Uraian
3) Instrumen : Uraian (Lihat di bawah ini)
Bacalah teks cerita inspiratifberikut dengan saksama!
1. Temukan struktur dan ciri bahasa teks cerita inspiratif yang kalian baca!
2. Temukan unsure kebahasaan teks cerita inspiratif meliputi: kalimat deskriptif, kata ekspresif, dan majas.
Contoh:
Apa yang Ditanam Itu yang Dituai
Hari itu langit sangat terik, Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya.
Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu, tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Budi hampir putus asa, pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. Namun, Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya.
Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Wanita itu menjerit, dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri, lalu pencuri tersebut melarikan diri. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu.
“Terimakasih nak, untung ada dirimu,” kata wanita itu memuji Budi. “iya, lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. “Hey nak tunggu, ini ada sesuatu untukmu,” kata wanita itu. “tidak usah buk, aku tadi hanya kebetulan lewat,” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi, lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak menginginkan uang ini, biarakan saya membeli semua getukmu”. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya.
Orientasi
Hari itu langit sangat terik, Namun Budi tetap menarik gerobaknya. Dia susuri lorong-lorong pasar itu dengan harap ada yang membeli getuk buatan ibunya. Hari itu Budi sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan ayahnya.
Komplikasi
Sejak pagi tadi Budi mengelilingi pasar itu, tetapi tak ada seorang pun yang membeli bahkan hanya untuk menawarnya pun tidak ada. Budi hampir putus asa, pikiran-pikiran jahat pun mulai masuk ke otaknya. Namun, Budi teringat kata-kata ibunya bahwa berbuat baik dan berdoalah agar mendapat berkah dari Allah. Lalu Budi menepis semua pikiran itu dan berdoa kepada Allah agar dia bisa mendapatkan uang untuk mengobati ayahnya.
Lalu Budi melanjutkan perjalananya. Pada saat Budi melewati kios-kios toko Budi melihat seorang pria yang sedang mengikuti seorang wanita tua. “Pasti orang itu akan berbuat yang tidak-tidak!” pikir Budi dan benar saja seketika pria itu merampas tas wanita itu. Wanita itu menjerit, dengan cepat kilat Budi menjegal pencuri itu hingga terjatuh. Tas itu pun terjatuh bersama si pencuri, lalu pencuri tersebut melarikan diri. Budi mengambil tas itu dan memberikannya kepada wanita itu.
Resolusi
Terimakasih nak, untung ada dirimu,” kata wanita itu memuji Budi. “iya, lain kali hati-hati ya bu!” jawab Budi sambil meninggalkan wanita itu. “Hey nak tunggu, ini ada sesuatu untukmu,” kata wanita itu. “tidak usah buk, aku tadi hanya kebetulan lewat,” jawab Budi. Wanita itu merasa heran dengan kebaikan Budi, lalu tanpa sengaja dia melihat gerobak getuk Budi dan berkata “Baiklah kalau kamu tidak menginginkan uang ini, biarakan saya membeli semua getukmu”. Mendengar suara itu Budi menjadi senang dan haru akhirnya dia bisa mendapatkan uang dan membelikan obat untuk ayahnya. “Terimakasih bu!” jawab Budi kepada Wanita itu.
Reorientasi
Pada langkah yang terakhir ini, penulis menuliskan/menyampaikan sebuah penutup berupa pesan moral dari cerita tersebut. Tahap akhir ini bisa dihilangkan oleh penulis.
(dalam cerita tersebut, tidak dicantumkan bagian reorientasi)
c. Penilaian Keterampilan
1. Teknik : Produk
2. Bentuk : Daftar Cek
3. Instrumen : Daftar Cek
Instrumen
1. Amatilahlingkungan sekitar (lingkungan alam/sosial/)ataupengalamanmu untuk bahan penyusunan teks cerita inspiratifsecara berkelompok!
2. Tentukanlahtemateksceritainspiratifyang akankamususun! Tematersebutdapatberhubungandengandirisendiri, orang lain, sekolah, atausesuatu yang menarikbagimu!
3. Kembangkan tema tersebut menjadi kalimat-kalimat dengan menggunakan kata-kata sendiri dan penggunaan bahasa yang benar!
4. Sesuaikanlah kalimat-kalimat yang kalian susun itu dengan struktur teks cerita inspiratif berikut!
|
Mengetahui, Kepala Sekolah
Binari Tulus Rajagukguk, S.Pd NIP. 19720511 200112 1 003 |
Pardamean, Januari 2020 Guru Mata Pelajaran,
Maysarah Silalahi, S.Pd NIP. 19840909 201003 2 001 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar